12

Hukum Mad Jaiz Munfashil

Pengertian Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfashil merupakan satu dari 13 bagian dari Hukum Mad Far’i dalam ilmu tajwid. Secara etimologi Jaiz Munfashil adalah :

  • Jaiz berarti boleh.
  • Munfashil berarti terpisah atau di luar kata

Mad Jaiz Munfashil ini terjadi ketika ada huruf Mad Thobi’i  yaitu ( ــــــَــــــ ا ; يْ ـــــــِــــــ ; وْ ـــــــُـــــــ ) ketemu dengan huruf hijaiyah Alif (ا) yang mempunyai harakat Fathah, harakat Kasrah, ataupun harakat Dhammah ( اَ – اِ – اُ )

Cara Membaca Mad Jaiz Munfashil

Cara membaca dari Mad Jaiz Munfashil ini adalah boleh panjang 1 alif [2 harakat], 2 alif [4 harakat], ataupun juga bisa 3 alif [6 harakat].

Di dalam pembahasan tentang hukum Mad, telah dijelaskan bahwanya pada waktu membaca Al Qur’an panjang tiap harakat tersebut harus teratur, tetap dan rata. Maka apabila dari awal kita membaca Al-Quran sudah memilih [menggunakan] Mad Jaiz Munfashil yang panjangnya 1 alif [2 harakat], maka keseluruhan kata/kalimat yang mempunyai hukum Mad Jaiz Munfashil tersebut untuk selanjutnya wajib dibaca dengan 1 alif [ 2 harakat]. Apabila dari awal membaca Al Qur’an dibaca dengan memilih Mad Jaiz Munfashil  dengan panjang 2 alif [4 harakat], maka selanjutnya cara membaca Mad Jaiz Munfashil selanjutnya adalah wajib 2 alif [4 harakat].




Kata/kalimat yang ada Hukum Mad Jaiz Munfashil, biasanya dibaca dengan 2 /4 alif [4 atau 6 harakat], hal ini digunakan untuk membedakan bacaan Mad Jaiz Munfasil dengan bacaan Mad Thobi’i. Akan tetapi, untuk bacaan-bacaan  yang memerlukan ketukan [tempo] yang cepat atau biasanya adalah bacaan murottal, seringnya Mad Jaiz Munfashil tersebut hanya dibaca dengan 1 alif [ 2 harakat], misalnya pada pembacaan doa-doa setelah sholat atau bacaan Surah Yaasiin.

Tanda / Harakat Mad Jaiz Munfashil

Biasanya di dalam Al-Quran, kata / kalimat yang mengandung Mad Jaiz Munfashil tersebut diberikan suatu tanda berupa garis tipis yang melengkung pada bagian atas huruf Mad Thobi’i tersebut atau juga bisa berada antara huruf Mad Thobi’i dan huruf Alif tersebut  Mad-Jaiz-Munfashil

Contoh Mad Jaiz Munfashil

contoh-hukum-mad-jaiz-munfashil

Ada beberapa buku tentang agama Islam misalnya buku wirid,  doa-doa, dan juga buku amalan-amalan lain,  tidak memberi tanda garis yang melengkung di bacaan hukum Mad Jaiz Munfashil.

Jadi, yang sangat perlu diingat adalah bahwasanya kunci utama hukum Mad Jaiz Munfashil yaitu Mad Thobi’i yang ketemu dengan huruf Alif

Contoh Hukum Mad Jaiz Munfashil Dalam Al Qur’an

1.  Surat Al Qodar Ayat 1

surat al qodr ayat 1

2. Surat Al Mursalaat Ayat 30

surat al mursalat ayat 30

3.  Al-Kautsar Ayat 1

surat alkautsar ayat 1

4. Surat Yaasin Ayat 6

surat yasiin ayat 6

4. Surat Yaasin Ayat 8

surat yasiin ayat 8

Whasal Pada Mad Jaiz Munfashil

Hukum Mad Jaiz Munfashil tetaplah berlaku sekalipun ketika kita ingin me-washal-kan [menyambungkan] kalimat.

LIHATLAH GAMBAR DI BAWAH

Huruf HA pada Mad Thobi’i ( ىها) pada saat ketemu dengan huruf hijaiya Alif (ketika washal) hokum yang digunakan [berlaku] yaitu hukum Mad Jaiz Munfashil dan bukan Hukum Mad Thobi’i

5. Surat Ash-Sham Ayat 11-12

surat asyam aya 11 12

Penting !!!

Kita harus sangat berhati-hatki, ketika menginginkan washol kalimat [menyambungkan antara ayat satu dengan ayat berikutnya pada Al Qur’an],  ini khususnya bagi huruf hijaiyah alif.  Huruf hijaiyah alif khusus untuk mushaf al Qur’an Indonesia yang standar mempunyai banyak nama, dan ini sangat berhubungan dengan apakah ada tanda garis yang melengkung pada atas huruf Mad thobi’i atau tidak.  Apabila tidak ada, maka alangkah baiknya aabila kita harus sangat berhati-hati dalam mewasholkannya, kecuali Anda telah sangat paham perbedaan antara hamzah qatha dan juga hamzah washal.

Dalam contoh surat Ash-sham ayat 11 dan 12 di atas, untuk huruf Alif yang berwarna merah di atasnya dalam Ilmu Tajwid disebut dengan nama Hamzah Qatha. Dalam standar mushaf Indonesia, Hamzan qatha dan hamzah wahsol bentuknya yaitu huruf Alif.

 

Contoh-contoh dari Hukum Mad Jaiz Munfashil diatas kami ambil dari surat-surat pendek juz 'amma dan juga beberapa surat dalam Al Qur'an supaya kita semua dengan mudah mempelajari tentang Hukum Mad khususnya Mad Jaiz Munfashil. Dalam mempelajari ilmu tajwid anda harus sering membaca dan memperhatikan satu-persatu hurufnya dengan tertib dan teliti, dibiasakan untuk membaca dengan tartil supaya anda dapat sesikit-sedikit memperbaiki bacaan anda. Bisa karena Biasa, dan Biasa yaa harus sedikit dipaksa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *