6

Hukum Ikhfa Haqiqi

Pengertian Ikhfa’ Haqiqi

Ikhfa’ bila dilihat berdasarkan asal hurufnya [harfiah /etimologi] mempunyai arti menyembunyikan atau bisa juga berarti menyamarkan.

Di dalam ilmu tajwid. apabila ada Nun disukun ( نْ ) dan juga tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ), baik itu fathah tanwin, kasrah tanwin dan juga dhomah tanwin kemudian dibelakangnya terdapat  huruf hijaiyah yang berjumlah 15 (lima belas) maka hukumnya adalah ikhfa’ haqiqi.  Ikhfa Haqiqi maknanya adalah menyamarkan /menyembunikan huruf Nun Sukun ( نْ ) ataupun juga tanwin (fathah tanwin ( ــٌــ), kasrah tanwin ( ــٍــ), dhomah tanwin ــًــ ) masuk ke dalam huruf hijaiyah yang berada di belakangnya (sesudahnya). Huruf hijaiyah tersebut ada 15 huruf  di bawah ini, yaitu :

ت – ث – د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك.

Ke-15 huruf hijiayiah di atas tersebut tidak mengandung tasydid dan kita harus membacanya dengan dengung [ghunnah].

Cara membaca ikhfa’ haqiqi yaitu dengan cara  mengeluarkan suara نْ atau ــًــ, ــٍــ, ــٌــ dari dalam rongga hidung sampai dengan terlihat samar atau bisa juga menjadi suara “NG” atau “N” , sesudah itu disambut dengan dengung sepanjang 1 – 1 1/2 Alif atau bisa kurang lebih  2 – 3 harakat, kemudian setelah itu barulah  masuk untuk membaca huruf sesudah nun mati ataupun tanwin tersebut.




Sebagai contoh :مِن دُونِهِمَا

Minnnn . . duunihimaa atau Minnnngduunihimaa

Bukan mingduunugna

Kunci dalam menghapal 15 huruf hijaiyah yang termasuk Ikhfa Haqiqi

Untuk dapat dengan mudah mengingat 15 (lima belas) huruf Ikhfa Haqiqi. kunci utamanya yaitu kita cukup dengan mengapalkan huruf-huruf hijaiyah pada di Hukum Idgham Bilaghunnah, Idgham Biggunnal (Ma’al Ghunnah)Iqlab, dan juga Izhar Halqi.  Apabila huruf-huruf tersebut tidak terdapat di dalam hukum-hukum tersebut, maka otomatis  sisanya masuk ke dalam hukum ikhfa Haqiqi.  Silahkan perhatikan gambar huruf-huruf hijaiyah di bawah ini :

kunci-hukun-nun-sukun-tanwin-IKHFA-HAQIQI

Contoh Hukum Ikhfa Haqiqi

 ت – مِنْ تَحْتِهَا

= Minngtahtihaa

ث – ماَءًثَجَاجًا

= Maa anngtsajaajan

ج – اَنْجَيْنَاكُمْ

= anngjainaakum

د  – قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ

= qinngdaaniyatun

ذ – مَنْ ذَاالَذِي

= manngdzalladii

ز– يَوْمَئِذٍزُرْقًا

= yaumaidzinng zurqan

س – اِنَ الْاِنْسَانَ

= innalinngsaana

ش – عَذَابٌ شَدِيْدٌ

=’adzaabunng syadiidun

 ص – قَوْمًاصَالِحِيْنَ

=qoumanng shoolihiina

ض – مُسْفِرَةٌ ضَاحِكَةٌ

= musfirotunng dloohikatun

ط – وَ مَايَنْطِقُ

= wa maa yanngthiqu

ظ – عَنْ ظُهُوْرِهِمْ

= ‘anngdhuhuurihim

ف – عُمْيٌ فَهُمْ

= ‘umyunng fahum

ق – رِزْقًاقَالُوْا

= rizqonngqooluu

ك – مَنْ كَانَ يَرْجُوْا

= minngkaana yarjuu

Contoh Ikhfa’ Haqiqi Dalam Al Al Qur’an

Sebagai contoh penerapan ikhfa’ haqiqi dalam Al Qur’an adalah dalam adalah sebagai berikut :

  1. Huruf  د [da] terdapat dalam Al Qur’an Surat Ar-Rahman : 62 sebagai berikut :

وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ

waminng duunihimaa jannataan

 

2. Huruf   ذ  [dza] terdapat dalam Al Qur’an Surat Al Lahab ayat 3 sebagai berikut :

surat al lahab ayat 3

3. Huruf ت  [ta] terdapat dalam Al Qur’an Surat Al Zalzalah ayat 4 sebagai berikut :

contoh ikhfa surat azzalzalah ayat 4

WASHAL

Hukum Ikhfa Haqiqi masih tetap berlaku sekalipun saat ingin mewashal (menyambungkan bacaan antar ayat).

Terakhir diperbaharui 18 April 2016

Contoh-contoh dari Hukum Ikhfa Haqiqi diatas kami ambil dari surat-surat pendek juz 'amma dan juga beberapa surat dalam Al Qur'an supaya kita semua dengan mudah mempelajari tentang Hukum Nun Mati dan Tanwin khususnya Ikhfa Haqiqi. Dalam mempelajari ilmu tajwid anda harus sering membaca dan memperhatikan satu-persatu hurufnya dengan tertib dan teliti, dibiasakan untuk membaca dengan tartil supaya anda dapat sesikit-sedikit memperbaiki bacaan anda. Bisa karena Biasa, dan Biasa yaa harus sedikit dipaksa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *